The Three Musketeers

Setiap orang memiliki their precious ones. Bagi saya, Ajik dan Mama adalah dua orang yang sangat saya kasihi. Beberapa bulan ini terasa berat tanpa mereka berdua. Padahal, dulu tinggal setahun jauh dari orangtua tidak terasa seberat ini. Semua memang tidak akan pernah sama, kepindahan Ajik dan Mama juga untuk kebaikan bersama. Sejak tahun lalu memang adalah saat-saat yang terasa berat. Jika biasanya yang dihadapi adalah batu kerikil, kali ini adalah bongkahan batu yang besar. Butuh kesabaran dan ketenangan tersendiri untuk menghadapinya. Sekali lagi, semua tidak akan pernah sama seperti dulu; tidak akan; mungkin tidak akan. Tidak ada lagi jalan-jalan yang ditunggu-tunggu setiap weekend, tidak ada lagi hari Jumat yang ditunggu sebagai hari pulang, dan tidak ada lagi Jumbo Juice di malam hari.
Tapi, life goes on kan? Saling mendukung dari jauh, itu mungkin caranya. Selalu ingat kata Mama,kalau kami bertiga harus kompak.
"Kita kan the three musketeers," begitu katanya tadi melalui sebuah pesan di blackberry messenger.
:)

Comments